Tantangan Menjadi Seorang Leksikografer!

kamus-bahasa-512

kamusku

Pada zaman dahulu, saat masih kuliah S2 Linguistik dulu di UGM, mata kuliah leksikografi bukanlah mata kuliah favorit. Bagaimana tidak begitu? Mata kuliah ini membahas bagaimana penyusunan kamus; dari kamus satu bahasa, bilingual, hingga ekabahasa. Meski cuman mendapatkan satu semester, namun cukup banyak ilmu yang bisa saya dapat. Tetapi menurut saya, mata kuliah leksikografi justru linguistik banget. Artinya kita mempelajari satuan-satuan bahasa dari yang sangat terkecil. Belajar sifat-sifat kata. Belajar Fonologi. Belajar proses morfologi. Dan tentu sangat terkait dengan semantik! Apalagi Sintaksis! Ah semua pokoknya hehehe…

Namun ternyata mata kuliah tersebut kini sangat bermanfaat bagiku! Yapz karena sekarang saya berkecimpung di dalam perkamusan Inggris-Indonesia. Agak menantang! Karena kamus yang saya kerjakan berbasis android, windows phone, atau iphone. Namanya “Kamusku”. Meskipun berbentuk dalam aplikasi, saya sangat berhati-hati dalam menyusunya agar sebisa mungkin mengikuti kaidah penyusunan kamus. Saat ini saya sedang menyempurnakan database kamus tersebut. Karena ternyata, database yang lama berasal dari open source. Dan well, you know, lebih tepatnya bukan sekedar menyempurnakan database sih, tetapi membuat desain baru bagaimana Kamusku bisa menjadi bahan referensi; menjadi kamus sekaligus tesaurus. Cita-cita saya sih menjadi kamus rujukan untuk belajar bahasa Inggris.

Beberapa tantangan terbesar di dalam penyusunan kamus salah satunya adalah bagaimana mengalihbahasakan ke bahasa sumber dengan menjaga arti dan kelas katanya sama, misalnya apel adalah kata benda diterjemahkan apple juga sebagai kata benda. Namun banyak pula beberapa kasus, misalnya di dalam bahasa Indonesia kata tertentu kelas katanya adalah kata benda, ternyata jika diterjemahkan ke bahasa Inggris kelas katanya bukanlah kata benda, misal menjadi kata sifat atau kata kerja. Susah kan, kan, kan! Hehehe..

For Your Information, Kamusku yang sedang masih saya kerjakan adalah kamus terbesar jumlah downloadnya. Lebih dari 10 juta; sepuluh juta, WOW! Semoga sih bisa jadi ladang amal ya. Bagi yang mau mendownload silahkan download Kamusku di google play store di sini https://goo.gl/DO0nmP Kalau ada saran atau masukan atau koreksi, boleh banget kirim ke email saya di awankucerah@gmail.com. BTW, terima kasih sudah membaca artikel gak penting ini sampai selesai. Setidaknya kamu jadi tahu orang yang bekerja sebagai penyusun kamus disebut dengan leksikografer hehehe…

Iklan

Kenapa Harus Belajar di belajarbahasa.id?

bbid-01Halo teman-teman, sudah lama sekali saya tidak menulis di blog. Maklum lagi membangun karir haha.. kali ini saya mau bahas tentang salah satu situs www.belajarbahasa.id dimana saya juga termasuk di dalam team ini hihi.. Konon kan sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya tho? kalau gak salah bahasa jawanya khoirunnas anfafuhum linnas 😀 😀 Semoga dengan ikut bergabung dengan belajarbahasa.id menjadi manusia yang lebih bermanfaat #asiiiik.

Meningat perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat dan tingginya tuntutan dunia kerja, maka menguasai bahasa Inggris adalah salah satu keharusan agar kita tetap bisa survive menghadapi tantangan global (you know MEA kan). Saat ini tidak ada alasan untuk tidak belajar bahasa Inggris. Jika kita merasa lembaga pendidikan bahasa Inggris berbiaya mahal atau kamu merasa tidak punya waktu untuk belajar bahasa Inggris, maka saat ini telah hadir situs pembelajaran bahasa terbesar yang bisa kamu akses secara gratis! you bet!

Jangan takut jika kamu merasa kemampuan bahasa Inggrismu masih nol atau kamu merasa kemampuan bahasa Inggris masih sangat lemah. Di situs ini, kamu bisa belajar bahasa Inggris dari yang tidak tahu apa-apa menjadi orang yang expert dalam bahasa Inggris. Syaratnya sangatlah mudah, kamu hanya perlu mengalokasikan waktu untuk membaca materi dan instruksi latihan-latihan yang diberikan. Berbeda dengan kebanyakan situs lain, di situs ini kamu juga bisa melihat secara langsung contoh-contoh percakapan dalam video yang sengaja dipersembahkan oleh team belajarbahasa.id agar lebih mudah memahami semua materi. Menarik bukan?

Jadi jangan sia-siakan kesempatan baik ini untuk bisa mahir berbahasa Inggris. Di situsini, kita akan belajar bahasa Inggris dari yang sangat dasar hingga expert. Beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan belajar dari situs ini adalah:

1. Kamu bisa belajar bahasa secara gratis hanya bermodal sebuah handphone atau sebuah PC. Kamu tidak perlu menghabiskan ratusan hingga jutaan rupiah, tidak seperti lembaga bimbingan belajar bahasa

2. Kamu bisa belajar dari nol. belajarbahasa.id didesain agar mudah dipelajari dengan mudah.

3. Kamu bisa melakukan diskusi dengan member yang lain jika mengalami kesulitan atau menemukan hal yang kurang dipahami.

4. Kamu bisa melihat langsung praktek dari materi yang sudah ada di dalam video.

5. Tidak mengganggu aktivitas pekerjaanmu atau aktivitas sekolahmu. Kamu bisa belajar ketika jam istirahat sambil makan siang

Ayo tunggu apalagi, silahkan belajar mulai dari sekarang karena kita sendiriliah yang bisa mengubah nasib kita sendiri. Jangan lupa ajak orang-orang kesayanganmu untuk belajar bahasa Inggris secara gratis di situs ini. Kamu juga bisa download aplikasinya di google play store di sini

Ebook Linguistik dan Latihan Acept dan Paps

lakoffBagi teman-teman yang sedang mengerjakan skripsi, tesis, ataupun disertasi khususnya jurusan linguistik bisa menghubungi saya. Saya memiliki ratusan Ebook khusus linguistik. Bagi teman-teman yang akan tes acept atau paps ugm juga bisa menghubungi saya di email awankucerah@gmail.com atau fast response di nomer 089688295825. Apakah ini gratis? Kalau gratis saya tidak bisa kirim melalui email hehe.. Selamat berjuang meraih cita-cita.

Tes Acept dan Paps UGM? Siapa Takut!

Bukti Perjuangan Saya hehe…

Mentari telah turun ke dalam jurang-jurang kehidupan. Sinarnya telah terbenam dari bukit-bukit tinggi kota lumpia. Bukit-bukit yang setia memagari kota Semarang. Kini panas telah menjadi hangat. Suhu di Villa Dinar Mas sedikit turun melemah. Di atas sana, Kicau burung berterbangan berhamburan menikmati langit yang telanjang tak berawan, cerah tak berkabut sedikitpun. Hanya beberapa burung pipit yang bertengger mesra di atas ranting-ranting kering; kemarau. Sore itu, Semarang menggeliat dalam ketenangan.

Tapi di dalam salah satu rumah itu, terdapat seseorang yang tengah gundah memikirkan masa depanya. Anganya melayang jauh tak terkejar. Membayangkan apa yang akan besok terjadi ketika senja telah terbangun dari tidurnya. Ketika mentari telah siap memanaskan kota perbukitan ini. Seorang lelaki berkaos merah menyala, menggunakan celana kainya yang telah memudar warnanya. Wajahnya sendu, ia adalah aku sendiri, hehehe,,,

Saya sedang tidak ingin membuat cerpen yang hiperbola dan sedikit personifikasi atau bercerita tentang keromantisan, seperti romantisnya malam yang bertaburan bintang. Ada jutaan bintang diatas sana tapi jiwaku terpana menatap satu bintang. Dan akupun menunjukmu. Ku tunjuk satu bintang. Ya kau, kaulah yang ku tunjuk! Hehe,,, Tidak. Saya sedang tidak ingin membuat cerpen yang hiperbola para pembaca yang budiman. Saya mau curhat! Ya curhat! Masih mau membacanya? Kalau masih mau mari kita ganti paragraph dulu. Kalu tidak mau sana facebookan lagi aja hahaナ

Begini ceritanya teman-teman. Al kisah waktu itu hari Kamis, tanggal 24 Mei 2012. Saya pusiiing tujuh keliling lantaran hari itu mau pergi ke Jojga tapi belum punya sangu untuk pulang pergi haha.. padahal tiket travell PP cuman Rp 70.000. Gila aje gwe gak punya uang! Senjata terakhir saya adalah menghubungi adik saya yang kebetulan juga kuliah di UNNES sana, yang jalanya bikin rusak motorku saja hehe.. Alhamdulillah dapet! Saya dipinjemi 150.000 ribu. Lumayanlah buat pulang-pergi plus akomodasi.

Nah langsung deh, pagi di hari Jumat saya check semua keperluan yang sekiranya dibutuhkan selama dua hari di Jogja. Dari kemeja warna putih dan merah, celana kain hitam, dan tak lupa peralatan mandi dan yang terpenting mushaf Al-Quran gak boleh ketinggalan. Serta semua peralatan tulis dan kartu ujian. Oh ya saya lupa belum memberi tahu, saya ke Jogja mau tes Acept (semacam Toefl) dan Paps (semacam TPA) sebagai syarat tes masuk Pascasarjana UGM. Jadi tentunya semua peralatan tes saya siapkan. Dari pensil 2B sebanyak dua buah, penghapus, pengasah pensil, dan kartu tes yang ada fotoku yang paling ganteng hehehe,,

Jumat, 25-05-2012. Jam 09.00 saya meluncur ke travel Iqro manajemen yang terletak di Sukun, Banyumanik. Alhamdulillah masih ada satu kursi kosong untuk beangkat jam 13.00 nanti setelah jumatan, Alhamdulillah! Saya juga masih bisa pesan tiket sekalian untuk tgl 26 Mei 2012. Alhamdulillah masih kosong juga. Oke lanjut.
Setelah Jumatan saya meluncur Ke Jogja. Inilah saatnya untuk istirahat, tidur di dalam mobil! Maklum ngantuk gak tertahan karena malam sebelumnya saya ngumpul dengan bapak-bapak di Poskampling dan biasa pada main kartu Remi sampai jam setengah dua kalau gak salah. Mobil pun berjalan dengan cepat. Semarang-Ungaran-Ambarawa-Temanggung-Magelang-Jogja! Yeah sampai juga di Jogja jam 16.30 Waktu Jogjakarta.

Saya dijemput teman SMA namanya Masruri Abdillah, Alhamdulillah dia masih betah kuliah di S1 pendidikan Teknik Elektro UNY hehe.. intinya sampai malam itu saya bercengkrama denganya dengan cerita masa-masa SMA yang penuh kenangan, penuh kelucuan, dan yang terpenting adalah masa dimana selama tiga tahun kita adalah laki-laki hebat tanpa didampingi wanita-wanita haha…(Jomblo mas bro!) ^_^

Malam hari itu saya belajar lagi tes PAPS, kalau kata orang sih itu seperti tes Potensi Akademik jadi saya belajarnya dari Buku TPA yang juga hasil dari meminjam diperpustakaan UNDIP, itupun saya minta adek kelas saya yang meminjam karena saya dah uzur jdai mahasiswa hehe,,belajarlah saya tentang sinonim, antonym, deret angka, dan yang bikin keringat keluar dari telapak tangan adalah matematika! Hantu paling mengerikan.

Antonym, beresss, sinonim beresss, deret angka mulai pusinngggg, bentuk bangunan tambah mual, dan matematika bikin kepala mau pecah. Oh no! Malam itu saya menghapal lagi rumus-rumus matematika dasar seperti Luas Segitiga, kubus, jajaran genjang. Masih inget gak luas jajar genjang? Lupa kan? Saya sekarang dah ingat loh para pembaca yang unyu-unyu hehe,, :p. Akhirnya saya tidur jam dua belas malam, Zzzz,Zzz, karena saya sudah biasa membolang saat masih kuliah dulu, maka tidur ditempat siapa saja tidak masalah, langsung tidur aja gan :

Alhamdulillah saya dikasih tidur yang berkualitas sama Allah, sebentar tapi kepala tidak pusing dan badan enak-enak saja. Alhamdulillah sesuatu banget ^_^. Pagi itu saya buka-buka lagi materi potensi akademik dari dua buku yang saya bawa dari Semarang.

Tek.tek.tek detik jam berdetak. Jam tujuh saya berangkat ke kampus UGM tepatnya ke Pusat Pelatihan Bahasa. Tetapi sebelumnya saya mencari toko swalayan untuk beli roti dan susu kotak buat sarapan dan makan nanti siang pas jeda. Alhamdulillah dapat setelah muter-muter gak nemu-nemu. Akhirnya nemu toko swalayan di POM BENSIN hehe,,,

Sampailah dikampus UGM yang megah itu, di Pusat Pelatihan Bahasa sudah cukup ramai. Saya masuk ke gedung yang masih asing soalnya saya belum mengecek tempat duduk saya disebelah mana, harusnya satu hari sebelumnya cek lokasi tapi saya abaikan. Ya sudahlah. Saya lihat papan pengumuman, saya cari nama saya, tidak terlalu sulit karena nama saya Aan biasanya absen satu. Betul sekali saya absen pertama yang tertulis di papan tersebut.

Nama Peserta : Aan Setyawan
No Kursi : 13
No Pendaftaran : 12811517 (S2)
Ruang : 214

Akhirnya saya masuk keruangan 214 yang terletak dilantai dua. Masuklah saya ke ruangan itu, upzzz ternyata sepatunya disuruh dilepas. Sama kayak diperaturan dikampus saya di FIB UNDIP, ruang listening sepatu dilepas. Ternyata disini juga sama. Di dalam sudah ada beberapa orang yang sudah duduk manis. Sayapun duduk manis di kursi no 13 dan segera bersiap-siap tak lupa sambil makan bekal tadi.
Inilah yang menegangkan, tes segera dimulai. Alhamdulillah lagi dapat pengawas yang lucu, setidaknya dapat menenangkan pikiran dan tidak tegang.
1
2
3
Segera setelah dijelaskan oleh instruktur dari suara speaker, saya mengerjakan satu-persatu soal. Lembar pertama dan kedua adalah permainan bahasa sinonim dan antonym, nah disini banyak istilah yang sebenarnya mudah kalau kita sering baca buku-buku ilmiah atau kita mengikuti berita-berita. Kalau yang dulu jadi aktivis mahasiswa sering diskusi dengan menggunakan bahasa tinggi, insya Allah mudah untuk mengerjakan soal ini. di sini dibutuhkan kecepatan menjawab. Karena ada 40 soal tetapi dikerjakan hanya dalam waktu 20 menit! Alhamdulillah saya bisa kerjakan semua dengan beberapa kata yang hanya mengira-ngira hehe..

Lembar berikutnya kita akan mendapatkan permainan logika bahasa, misalnya gini Semua murid memakai sepatu hitam, Andi adalah murid. Maka kesimpulanya adalah Andi memakai sepatu hitam. Disini harus teliti karena hampir semua jawaban benar jika logika kita gak jalan. Kalau yang anak Linguistik harusnya bisa mengerjakan soal ini dengan mudah karena diajarkan dalam mata kuliah Semantik. Alhamdulillah soal-soal ini juga terjawab semua walaupun gak tau bener apa gak ehehe.. tapi saya yakin minimal 75 persen benar.

Di lembar berikutnya ada Matematika, Oh My God! Disinilah saya mulai panik dan keringat bercucuran. Tetapi Alhamdulillah ternyata soalnya lebih mudah dari buku TPA yang saya gunakan sebagai latihan. Sebenarnya soalnya sangat sederhana, permainan logika juga sebenranya disini, tetapi dengan syarat harus hapal rumus dasarnya. Misalnya rumus luas segitiga, rumus x>1 dan y<1 nah yang kayak gitu deh, intinya logika kita harus jalan! Alhamdulillah saya selesaikan semua juga. Ada satu soal yang saya udah ketemu jawabanya tapi bel untuk sesi ini selesai karena saya panik asal mbunderin aja pakai pensil eh ternyata salah bunderin, nyesel deh.

Lembar berikutnya belajar deretan angka dan bentuk bangunan. Kalau yang kayak gini Insya Allah mudah aja. Tinggal pinter-pinternya kita bermain visualisasi dan logika kita harus diencerkan. Alhamdulillah pada sesi ini juga terselesaikan dengan baik. Tes pun selesai saya bersyukur bisa mengerjakan maksimal.

Waktunya istirahat, saya ambil roti dan susu di tasku sambil belajar sedikit tentang TOEFL, walaupun saya lulusan sastra inggris tapi tetep aja semua kata yang ada dalam kamus Oxford saya gak hapal hehe,,jadi tetep belajar walaupun sedikit. Bersyukur tadi saya beli bekal buat makan jadi bisa belajar karena peserta yang lain pada keluar meninggalkan ruangan dan segera mencari makanan. Padahal hari sabtu banyak yang tutup. Jadi besok kalau kalian mau tes pastikan siapkan bekal makanan karena mengerjakan tes Paps cukup menghabiskan banyak energy.

Tes Acept dimulai. Ternyata oh ternyata tes Acept hampir mirip dengan tes TOEFL, tapi sedikit lebih sulit. Disini bukan sekedar kemampuan Listening, Reading, dan Grammar tetapi tes ini terdiri dari:
Listening========>>20 soal
Vocabulary —————> (30 soal)
Grammar and Structure —-> (40 soal)
Reading ——————> (40 soal)
Composing Skills ———> (40 soal)

Jadi total ada 170 soal. Listening mirip tapi beda. Disini ada yang hanya satu speaker aja. Jadi jangan nunggu speaker yang lain bicara. Listeningnya sebenarnya kalau saya perhatikan mudah kata-katanya. Tapi yang jadi masalah adalah rekaman yang dibikin dari UGM menurut saya kurang jernih jadi suaranya jadi gak kedengaran gitu lah. Ya paling tidak minimal saya targetkan ada 10 yang benar.

Pada tes Vocab, tidak ada rumus lain selain kita harus sering-sering membaca teks dalam bahasa inggris. Disini kita disuruh mengisi teks yang kosong diisi dengan kata apa, atau pertanyaanya adalah sinonim dari kata tersebut apa. Jadi kita memang harus rajin membaca teks berbahasa Inggris. Dalam soal-soal ini saya menargetkan 15 yang benar.

Tes Grammar bisa dibilang sama dengan yang di TOEFL yaitu error identifikasi, cari yang salah aja. Kalau rajin mengerjakan soal bisa deh saya jamin. Lagi-lagi saya hanya menargetkan 20 harus benar, ya walaupun sepertinya lebih dari angka 20 yang benar.

Nah ini nih yang bikin saya panik. Reading! Walaupun saya sudah terbiasa dengan teks bahasa Inggris tetapi disini dibutuhkan kecepatan membaca yang super cepat. Paragrafnya panjaaaang buanget, sumpah! Padahal dari 40 soal hanya dikerjakan dalam waktu 40 menit. Jadi satu soal satu menit. Untuk membaca teksnya aja minimal sekali ada satu menitan. Jadi di soal-soal ini saat instruktur bilang waktu tinggal 10 menit. Alamak! Saya lihat masih ada 20 soal yang harus saya kerjakan. 20 soal dalam 10 menit! Akhirnya saya tidak membaca teksnya mendalam tapi skimming baca sekilas aja dan isinya apa. Langsung selesaikan soalnya. Alhamdulillah selesai juga 20 soal sisa itu tanpa banyak mengira-ngira. Good job! Jadi kalau mengerjakan reading harus pinter baca teksnya, jangan menikmati isi bacaanya seperti yang saya lakukan. Ya secara karena saya suka membaca jadi lupa kalau saya sedang dikejar waktu.

Nah soal terakhir nih namanya Composing Skill, paling gampang dari yang lain. Disini dibutuhkan kecermatan untuk menentukan sebuah kalimat. Mungkin ini di TOEFL gak ada sama sekali tetapi disini banyak, sampai 40 soal. Contoh soalnya adalah manakah kalimat yang benar?
Susilo who is my father
Susilo whom I meet
Susilo whose the novel I Read
Susilo is my father

Nah jawaban yang benar adalah yang terakhir yaitu Susilo is my father. Karena teks yang lain bukanlah sebuah kalimat tetapi klausa. Ya kurang lebih kebanyakan seperti itu, permainan klausa dan tanda koma. Kalau yang dapat mata kuliah Academic writing saat kuliah Insya Allah bisa mengerjakan, minimal 30 soal benar lah. Saya berasumsi ada 30 soal yang benar. Saya masih inget nih ada satu soal terkhir dalam composing skill ini yang tau jawabanya tetapi waktunya habis dan saya tidak punya kesempatan untuk mengganti. Oh ya dalam tes ini kita harus disiplin saat mengerjakan tes karena selain ada pengawas yang mengawasi ada juga rekaman kamera CCTV.
Selesai sudah deh tesnya dengan lega. Alhamdulillah semua soal saya jawab dengan beberapa yang menembak hehe,,

Nah bagi pembaca yang akan ikut tes ini, tadi adalah bocoran soal tipe-tipe tes PAPS dan ACEPT. Pesan saya adalah:

" Sebelum tes tidur yang nyenyak, jangan sampai pusing karena soal yang dikerjakan banyak sekali dan kita harus fit,
" Saat mau tes siapkan bekal makanan dan minuman yang sehat dan menyegarkan
" Biasakan latihan soal-soal jauh-jauh hari
" Jangan lupa minta doa restu sama bapak dan ibu dirumah
" Berdoa kepada Allah mudah-mudahan diberikan kemudahan dalam mengerjakan tes

Sekarang saya tinggal nunggu pengumuman apakah tes Acept dan Paps gagal atau berhasil. Yang terpenting saya sudah ikhtiar terbaik. Sudah mencurahkan segala semangat saya. Mudah-mudahan ada kabar baik di akhir Juni nanti. Mohon doa dari pembaca sekalian mudah-mudahan berhasil. Aamiin.