Ketika Mencintai Tak Bisa Menikahi; Bersabarlah!

Alangkah bahagianya jika cinta yang hendak kita bingkai dalam nuansa indah pernikahan, mendapatkan sapaan lembut, sambutan hangat serta sunggingan senyum dari dia yang kita dambakan. Namun betapa nestapanya ketika cinta tulus yang kita ungkapkan ternyata harus bertepuk sebelah tangan. Saat diri berusaha menjaga kesucian hati,kebersihan pandangan serta kejernihan pikiran dari ranjau-ranjau syetan yang menjerumuskan. Saat diri berusaha menjaga dari dosa,merajut tali kasih di atas cinta-Nya. Untuk menyempurnakan separuh agama-Nya.

Namun bagaimana jika cinta kita tertolak? sakitkah? ambrukah? putus asakah kita? terpuruk? atau mau bunuh diri?tidak! karena Allah telah menyiapkan seseorang yang terbaik untuk diri kita. jangan cepat-cepat putus asa karena sesungguhnya Allah lebih tahu seseorang yang seperti apa yang harus kita cintai.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Q.S. Al-Baqoroh; 216)

Berdoa di kedalaman hatiku
Tersembunyi harapan yang suci
Tak perlu engkau menyangsikan

Lewat kesalihanku
Yang terukir menghiasi dirimu
Tak perlu dengan kata-kata

Sungguh walau ku kelu
Tuk mengungkapkan perasaanku
Namun penantianmu pada diriku
Jangan salahkan

Kalau memang kau pilihkan aku
Tunggu sampai aku datang
Nanti kubawa kau pergi
Ke surga abadi

Kini belumlah saatnya
Aku membalas cintamu
Nantikanku di batas waktu

edcouistic

14 thoughts on “Ketika Mencintai Tak Bisa Menikahi; Bersabarlah!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s